Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

4 tahun banjir Tak Ada Perhatian, Warga meritai anggrek Gotong Royong Perbaiki Drainase secara swadaya.

Selasa, 19 Mei 2026 | Mei 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-20T05:15:47Z

BANYUASIN – Gerah karena empat tahun aspirasinya tersumbat, warga Perumahan Meritai Anggrek , Jalan Lingkar Selatan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, akhirnya mengambil tindakan ekstrem. Secara swadaya, warga nekat menggelar gotong royong massal membangun gorong-gorong dan mengecor jalan yang rusak parah sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB dini hari.
​Aksi lembur ini terpaksa dilakukan karena pemukiman mereka terus-menerus dikepung banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Dampaknya, akses jalan utama hancur, berlubang, dan digenangi air akibat tidak adanya saluran pembuangan yang layak.

​Warga mengaku kecewa karena jalur koordinasi ke pihak berwenang selalu menemui jalan buntu. Usut punya usut, masalah ini diduga berakar dari izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) dari pihak pengembang  yang belum diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

​"Kami sudah lelah menunggu. Sudah empat tahun lebih menderita tanpa ada solusi nyata dari pemerintah maupun pengembang. Akhirnya, kami patungan uang pribadi demi memperbaiki jalan dan gorong-gorong ini agar bisa dilewati," ujar salah satu warga setempat dengan nada kecewa.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons atau perhatian khusus dari Dinas PUPR, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Banyuasin, pihak kecamatan, desa, maupun pihak pengembang perumahan. Warga sangat berharap ada tindakan tegas dari instansi terkait untuk menyelesaikan akar masalah banjir yang telah menyiksa mereka selama bertahun-tahun.
×
Berita Terbaru Update