Palembang, buletinsriwijaya.com 24 Maret 2026 – Kondisi drainase yang rusak dan tidak terawat di wilayah RT 45 RW 09 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Palembang menjadi masalah berkepanjangan, membuat warga merasa seolah-olah pemerintah setempat mengabaikan atau "Membiarkan" permasalahan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Menjadi sorotan dimana saluran air dari dalam Drainase menggenangi permukaan sampai Berlumut mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan merusak infrastruktur jalan raya.
"Kami sudah berkali-kali melaporkan ke dinas terkait, tapi hanya ada janji tanpa tindakan nyata," ujar Toni Mato Merah(49), salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi masalah. Menurutnya, kondisi drainase yang buruk juga menjadi sarang penyakit seperti demam berdarah dan malaria, meningkatkan risiko kesehatan bagi penduduk setempat.ucapnya.
Wakil Koordinator Media Center Jurnalis Kertapati (MC-JK) Jefriyadi menegaskan bahwa permasalahan drainase bukan hanya masalah fisik, tetapi juga soal komitmen pemerintah dalam melayani masyarakat. "Jika pemerintah benar-benar peduli, mereka akan mengambil langkah konkret bukan hanya melakukan inspeksi singkat dan kemudian tidak ada tindak lanjut," tukasnya
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang terkait jadwal pembersihan dan perbaikan drainase yang rusak tersebut. Warga berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan agar masalah yang sudah lama berlangsung ini dapat teratasi. (MC-JK)